VAP For Sulut

VAP For Sulut
Diberkati Untuk Memberkati

Bawaslu RI Apresiasi Bawaslu Minut Gagas Desa Sadar Demokrasi



Mediakawanua.com, MINUT - Komisioner Bawaslu RI, Frits Siregar mengapresiasi Bawaslu Minahasa Utara (Minut) telah menggagas terbentuknya Desa adat sadar demokrasi.

Launching Desa sadar demokrasi ditandai dengan pendatanganan Prasasti, dirangkaikan simbolis ditancapkan Tawaang ke tanah oleh Komisioner Bawaslu RI. "Deklarasi sadar demokrasi bagi masyarakat di Desa Kaima, Kecamatan Kauditan mungkin pertama di Sulawesi Utara. Saya salud atas kinerja Bawaslu Minut," timpal Siregar mengawali sambutannya saat menghadiri deklarasi," Sabtu (22/08/20).



Hadir di acara tersebut yakni, Ketua Bawaslu Sulut Herwin Malonda, Komisioner Bawaslu Minut, Komisioner KPU Minut, Perwakilan aparat Kepolisian, Kodim 1310 Bitung, tokoh adat, Panwascam serta Panwas Desa se Kecamatan Kauditan.


Siregar mengatakan, dengan deklarasi Desa sadar demokrasi sebagai bentuk komitnen para tua-tua adat, pemerintah Desa serta masyarakat bertekat mengawal Pilkada dengan menolak berbagai bentuk perlakuan yang dapat mencederai demokrasi. Demikian Pilkada serentak diharapkan bisa berjalan demokratis dan bermartabat. "Ini bisa dijadikan motivasi bagi desa lainnya di Sulut, termasuk masyarakat Minahasa Utara untuk proaktif menolak politik uang, informasi bohong (hoax) atau intimidasi terhadap pemilih," ujarnya.


Sementara ketua Bawaslu Sulut, Herwin Malonda mengatakan tujuan dibentuknya Desa sadar demokrasi, selain menciptakan demokrasi yang bersih, juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih, sekaligus memberikan kesadaran bahaya money politik.

“Kesadaran masyarakat penting dalam mengawal pesta demokrasi. Kontrol masyarakat  akan jauh lebih baik, sehingga dapat melahirkan kualitas pemimpin yang berintegritas,” kunci Malonda.


Senada Ketua Bawaslu Minut, Simon Awuy menambahkan deklarasi ini bertajuk 'Tawaang Wanua Sadar Demokrasi' wujud komitmen dalam memerangi politik uang, penyebaran informasi bohong serta viral isu 'Sara' yang menyesatkan yang mencedrai demokrasi yang dibungkus melalui momentum politik.

“Desa Kaima merupakan salah satu Desa yang komit menjadikan Desanya kawasan sadar demokrasi. Ini bukan sekedar slogan tetapi bentuk komitmen pemerintah desa, tokoh adat, dan seluruh masyarakat dalam mewujudkan Pilkada yang bermartabat.” imbuh Awuy.


Di kesempatan yang sama, Awuy juga mengapreseasi kunjungan komisioner Bawaslu RI Frits Siregar, komisioner Bawaslu Sulut, unsur Forkopimda serta pemerintah Desa dan masyarakat Kaima yang telah berpartisipasi aktif dalam deklarasi Desa sadar demokrasi.


Terpisah, komisioner Bawaslu Minut bidang Pengawasan, Humas dan Hubal (PHH) Rahman Ismail menambahkan, Tawaang sengaja dijadikan simbol dalam deklarasi ini, karena Tawaang mempunyai makna sejarah bagi warga etnis Minahasa. “Tawaang mempunyai batang yang berdiri tegak sebagai simbol penegakan aturan tanpa pandang buluh, demi terciptanya pesta demokrasi yang Jurdil di daerah  Minahasa Utara.” tambah Ismail. (Mhet/mk)

Bawaslu RI Apresiasi Bawaslu Minut Gagas Desa Sadar Demokrasi Bawaslu RI Apresiasi Bawaslu Minut Gagas Desa Sadar Demokrasi Reviewed by mediakawanua on Minggu, Agustus 23, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar

Baja Ringan

Baja Ringan
AVISHA