Header AD

header ads

Luntungan: Aneh, VAP Ditegur Atas "Kekeliruan" Pemprov Soal TPU Kampung Ilo-Ilo



Mediakawanua.com, MINUT - Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik NasDem Minut, Marten Jaya Luntungan merasa aneh dengan surat teguran Pemrov Sulut yang dialamatkan pada Bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP) soal tempat penguburan umum (TPU) khusus korban covid-19 di lokasi Ilo-Ilo, Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Marten J Luntungan

Menurut Luntungan, harusnya Pemrov Sulut dalam hal ini Gubernur Olly Dondokambey lebih bijaksana ketika menelisik surat edaran Mendagri Nomor 440/2978/SJ, tertanggal 24 April 2020.
Betapa tidak, surat Mendagri ke Pemrov Sulut justru tidak pernah dikomunikasikan dengan Pemkab Minahasa Utara (Minut), tentang penyediaan lokasi tempat pemakaman, khusus korban Covid-19 di daerah.

Selanjutnya sebut Luntungan, baru tanggal 28 April 2020, tim Pemerintah Provinsi yang dipimpin Asisten I, Drs Edison Humiang turun ke lokasi Ilo-Ilo, dengan maksud mensosialisasi Kampung Ilo-Ilo bakal dijadikan tempat penguburan khusus korban covid-19.

Sayangnya, kedatangan Humiang cs mendapat penolakan. Masyarakat menolak kampung Ilo-Ilo dijadikan tempat penguburan umum (TPU) khusus korban covid-19. "Fatalnya, pihak Pemprov Sulut seenaknya menjatuhkan vonis kesalahan ke pemerintah Kabupaten yang dinakhodai Vonnie A. Panambunan. Kalau ada koordinasi, ini tidak mungkin terjadi," sentil kaka Jaya sapaan akrab Luntungan.

Ditegaskan Luntungan, mestinya Pemrov Sulut legowo soal lemahnya koordinasi. Jika itu berjalan baik tidak akan muncul masalah. "Bupati VAP sudah kerja sesuai aturan. Malahan pasca persoalan tanggal 28 April 2020. VAP langsung menjawab itu dengan memerintahkan seluruh Camat, termasuk Lurah/Kades guna menyiapkan lahan pemakaman korban covid-19. Nah, semuanya mendukung instruksi bupati soal penyediaan lahan bagi warga meninggal jika terjangkit virus corona akan dimakamkan dengan protab Covid-19," ujar Luntungan.

Menariknya lanjut Luntungan, surat gubernur Sulut Nomor 030/20.2592/Sekr tertanggal 30 April 2020, meminta pemerintah Kabupaten untuk menyiapkan lahan TPU di kampung Ilo-Ilo. "Siapa yang keliru soal ini. Surat Mendagri selama 3 hari tertahan di Pemrov tanpa ada koordinasi dengan ibu VAP selaku bupati. Anehnya, VAP justru ditegur oleh Gubernur Olly Dondokambey sebagaimana surat Nomor 008/20.6047/Sekr.Ropem tanggal 20 Mei 2020. Buntut kekeliruan atau kelalaian Pemrov sendiri," sindir Luntungan.

Menjawab surat teguran, bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP) akhirnya melayangkan surat ke Pemrov Sulut tembusan Mendagri dan Dirjen OTDA Kemendagri di Jakarta.
Berisikan, VAP tidak pernah memberikan pernyataan menolak rencana lahan pekuburan khusus pemakaman korban Covid-19, asalkan lokasinya pantas dan sesuai aturan. "Kan lokasi Ilo-Ilo sumber mata air, dekat dengan pemukiman penduduk. Juga merupakan lahan produktif, jadi tidak bisa karena tidak sesuai dengan surat edaran Mendagri," komentar VAP dalam surat klarifikasinya. (jhet/mk)






Luntungan: Aneh, VAP Ditegur Atas "Kekeliruan" Pemprov Soal TPU Kampung Ilo-Ilo Luntungan: Aneh, VAP Ditegur Atas "Kekeliruan" Pemprov Soal TPU Kampung Ilo-Ilo Reviewed by mediakawanua on 11:44 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Baja Ringan

Baja Ringan
AVISHA