Header AD

header ads

Minut Masuk Zona Rawan Pilkada


Bawaslu RI rilis IKP pilkada serentak 2020

Mediakawanua.com, MINUT -Pemetaan potensi kerawanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) kabupaten/kota yang dirilis Bawaslu RI, mencatat dua wilayah di Sulawesi Utara (Sulut) masuk zona rawan. 
Empat ukuran yang digunakan Bawaslu dalam memprediksi potensi kerawanan pilkada setentak 2020 antara lain penilaian perihal dimensi sosial dan politik, konteks pemilu yang bebas dan adil, kontestasi, serta partisipasi pemilih.

Rakor Bawaslu Minut tindak lanjut rilis IKP

Fakta mengejutkan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) masuk wilayah rawan, menyusul kota Tomohon diantara Kabupaten/Kota lainnya dalam penyelenggara Pilkada serentak di Sulut.
Penilaian Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada Serentak 2020 di 270 Kabupaten/Kota se-Indonesia yang dikeluarkan Bawaslu RI di Jakarta.
Kerawanan tertinggi untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Minut dengan skor 70,62. Sementara Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat 80,89; Kota Makassar, Sulawesi Selatan 78,01; Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat 74,94; Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah 72,48; Kabupaten Sula, Maluku Utara 71,45; Kota Sungai Penuh, Jambi 70,63; Kabupaten Pasangkayu, Sulbar 70,20; Kota Tomohon, Sulawesi Utara dengan skor 66,89; Kota Ternate, Maluku Utara.

Shearing dengan peserta sikapi IKP

Menyikapi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang diluncurkan Bawaslu pusat akhirnya menjadi perbincangan sekaligus ditanggapi Komisioner Bawaslu Minut Devisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Rahman Ismail SH mengatakan, setidaknya Bawaslu RI memiliki penafsiran dalam melakukan pemetaan IKP penilaian masuk kategori level rendah, sedang dan tinggi.
Mengutip rilis Bawaslu RI sebut Rahman, khusus di Kabupaten Minahasa Utara berada pada level rawan tinggi dengan skor 70.62 persen. Secara nasional indeks kerawanan Minut berada pada posisi 9 besar dari 270 daerah yang menggelar Pilkada.
Untuk skala Pulau Sulawesi, IKP Minut di urutan 4 (empat), sementara daerah Sulut, Minut urutan pertama tingkat kerawanan Pilkada. “Peluncuran IKP ini, diharapkan menjadi motivasi bagi petugas Bawaslu Minut dan perangkat dibawahnya selaku mintra kerja Panwascam maupun Panwas Desa/Kelurahan upaya deteksi dini Bawaslu dalam mengawal pelaksanaan Pilkada berlangsung jurdil, aman dan lancar,” ujar Rahman.

Koordinator Divisi HP3S Bawaslu Minut, Rocky Ambar SH

Lanjut Rahman, kondisi pemetaan IKP, mencakup berbagai dimensi dengan melibatkan lembaga penyelenggara, kepolisian, media massa maupun masyarakat. “Indikator penilaian diantaranya ketidak netralan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam hal pemberian uang/barang/jasa ke pemilih pada masa-masa kampanye. Sesuatu bisa menjadi mungkin atas penilaian Bawaslu yang 'menjamin' ketidak netralan ASN," tambah Rahman.

Bawaslu Minut tetap profesionalitas dalam fungsi pengawasan Pilkada

Senada Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa HP3S Bawaslu Minut, Rocky Ambar SH mengatakan, sangat penting panitia pengawas memiliki pengetahuan teknis dalam menangani dugaan pelanggaran, baik itu laporan maupun temuan secara langsung. Yang pada prinsipnya tetap pada regulasi, harus profesional dan tidak ada yang keluar dari rel. "Dalam fungsi pengawasan, kita harus mampu menempatkan diri dalam mensikapi setiap temuan pelanggaran. Serta penindakan tetap mengacu pada aturan," ujar Rocky. (jhet/mk)


Minut Masuk Zona Rawan Pilkada Minut Masuk Zona Rawan Pilkada Reviewed by mediakawanua on 6:28 AM Rating: 5

Tidak ada komentar

Baja Ringan

Baja Ringan
AVISHA