VAP For Sulut

VAP For Sulut
Diberkati Untuk Memberkati

Reses Delon, Warga Ungkit Amdal dan Program Pemberdayaan

Ketua DPRD Minut gelar reses di Desa Suwaan, Kec Kalawat
Mediakawanua.com, MINUT - “Bangsal Desa Suwaan sejak lama berdiri dan sering digunakan oleh sejumlah anggota DPRD, atau pejabat lain, namun masyarakat Desa Suwaan selaku orang-orang yang terundang. 
Kali ini, tempat yang sama untuk pertama kalinya digunakan, masyarakat Suwaan bukan lagi terundang, melainkan menjadi tuan rumah, undang masyarakat atau masyarakat Desa tetangga untuk hadir di bangsal ini”.
Hal ini disampaikan ketua DPRD Minut, Denny Lolong SSos mengawali dialog saat melakukan reses di Desa Suwaan, Kamis (12/12/19). “Harus bersyukur, kali ini anggota DPRD Minut, bahkan dipercayakan menjadi ketua DPRD asli warga Desa Suawaan, Kecamatan Kalawat. Jadi hari ini, warga Desa Suwaan menjadi tuan rumah di tempat sendiri,” ujar Delon sapaan akrab Denny Lolong, mengawali kegiatan. 
Kegiatan reses dimulai pukul 11.00 WITA, dihadiri Camat Kalawat Alexander Warbung, Kumtua Desa Suwaan, Steve Pinontoan, termasuk seluruh Kepala Desa di Kecamatan Kalawat, serta ratusan masyarakat datang membanjiri bangsal kantor Desa.

Ratusan warga, hingga di luar ruangan hadiri reses
Sejumlah aspirasi warga antara lain menyoroti salah satu developer yang membangun perumahan di Kecamatan Kalawat, telah mengabaikan aspek lingkungan. “Ada tiga perum yang dibangun di Suwaan, bahkan satu perum yang dibangun pengembang mengabaikan masalah amdal. Limbahnya mengalir menelusuri ratusan rumah penduduk. Pengembangnya pernah dipanggil untuk diklarifikasi, tapi tidak pernah datang,” ungkit Leo Pold, warga Desa Suwaan.
Juga terungkap usulan dicetusnya program-program pemberdayaan, bentuk pelatihan ketrampilan sangat diperlukan tujuannya antara lain meminimalisir tingkat pengangguran. Termasuk ada usulan untuk pembangunan pasar, khusus di Desa Suwaan. Sebab, menurut warga, pasar terdekat yang ada saat ini hanya di Airmadidi.
Guna menjalankan fungsi pengawasan, Delon memastikan, DPRD akan segera memanggil seluruh Developer, terlebih pihak pengembang yang mengabaikan aspek lingkungan. “Selain pengembang, kami juga akan memanggil instansi teknis terkait untuk secepatnya mendapatkan solusi terbaik. Ini merupakan salah satu fungsi pengawasan DPRD,” ujar Delon.

Pengobatan gratis digagas Dinkes Sulut dan IKAD
Sementara usulan pembangunan pasar, menurut Delon merupakan ranah pemerintah Kabupaten, menyangkut lokasi dan pembelian lahan. “Usulan-usulan ini akan kami tampung untuk dibicarakan, apalagi program-program pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam APBD-Perubahan TA 2019, jujur saja hampir seluruhnya kami realisasikan di Kecamatan Kalawat. Untuk anggaran tahun 2020, nantinya akan dijabarkan dinas terkait bukan saja di Desa Suawaan, tetapi tersebar di semua Kecamatan,” tegas Ketua DPRD Minut.
Dirangkaikan dengan itu, di depan kantor Desa juga disediakan pengobatan gratis menurut ketua Dekab Minut, digagas oleh Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAD) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut. “Pengobatan gratis ini digagas dinas kesehatan Sulut sudah dibuka sejak pagi hingga sore hari. Mereka bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Anggota Dewan. Jadi bukan Dinas Kesehatan Pemkab Minut,” tambah Delon notabene Ketua DPC PDI Perjuangan Minut. (jhet/mk)

Reses Delon, Warga Ungkit Amdal dan Program Pemberdayaan Reses Delon, Warga Ungkit Amdal dan Program Pemberdayaan Reviewed by mediakawanua on 6:20 AM Rating: 5

Tidak ada komentar

Baja Ringan

Baja Ringan
AVISHA