Header AD

header ads

Utang RSUD Walanda Maramis ke PMI Belum Dibayar Sejak Desember 2018


Gedung baru RSUD Maria Walanda Maramis, Airmadidi
Mediakawanua.com, MINUT - Sejumlah keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maria Walanda Maramis, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) belakangan ini mengeluh kekosongan stok darah. Sekalipun mendatangkan pendonor, tetap tidak bisa dilayani karena logistik kantong darah dan reagensia untuk screening laboratorium tidak àda alias ‘kosong’.
Usut punya usut, ternyata rumah sakit yang berlokasi di jalan utama Manado-Bitung tersebut belum melunasi hutang pembelian darah ke PMI Minut.
Sementara Unit Transfusi Darah (UTD) PMI harus membiayai operasional berupa pengadaan bahan habis pakai (kantong darah, reagensia dan bahan lain), kegiatan donor darah sukarela, adminstrasi maupun honor pegawai.
Akibat belum terbayarkan, kegiatan operasional di PMI Minut lumpuh total.
Kendati tidak menyebutkan jumlah, namun beberapa sumber yang bertugas di UTD PMI Minut mengaku utang RSUD sejak Desember 2018 silam. “Pemeriksaan atau cek darah di laboratorium, dan pembelian kantong darah jelas memerlukan biaya. Sementara hutang belum bayar sejak Desember lalu,” ujar sumber.
Mènurut sumber, pasien darurat yang membutuhkan darah terpaksa harus mencari ke PMI Bitung atau Malalayang. “Sekalipun ada yang mau donor, belum bisa terlayani lantaran kantong darah, reagensia untuk screening laboratorium belum ada," tambahnya.
Jika ini dibiarkan, PMI Minut bisa saja menghentikan operasional UTD dan memungut Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) kepada semua pasien yang butuh darah, sekitar 360 ribu/kantong darah, termasuk pasien BPJS. (jhet/mk)
Utang RSUD Walanda Maramis ke PMI Belum Dibayar Sejak Desember 2018 Utang RSUD Walanda Maramis ke PMI Belum Dibayar Sejak Desember 2018 Reviewed by mediakawanua on 4:32 AM Rating: 5

Tidak ada komentar

Baja Ringan

Baja Ringan
AVISHA