VAP For Sulut

VAP For Sulut
Diberkati Untuk Memberkati

Rollando Nyaris Dicoret Dalam Pilhut Kokole II


Dinsos PMD hentikan polemik pilhut Desa Kokole II, Minut
Mediakawanua.com, MINUT - Pro dan kontra pada penjaringan Kepala Desa (Kumtua) Desa Kokoleh II, Kecamatan Likupang Selatan (Liksel), Kabupaten Minahasa Utara (Minut), buntut salah satu bakal calon (balon) Kumtua, Rollando Daniel Rintjap dicoret pihak panitia pemilihan.
Menariknya, dalam pemilihan balon Kumtua tiba-tiba muncul “Panitia Tandingan” yang menetapkan bahwa Rollando diloloskan, alhasil pertikaian antara dua kubu sempat memanas.
Ketua panitia pemilihan Theresia Rondonuwu, beralasan pencekalan ini karena desakan masyarakat, tokoh masyarakat maupun tokoh adat setempat. Bahkan diakuinya sudah diputuskan dalam rapat internal panitia. “Votting dari 5 anggota, 3 menolak dan 2 menerima,” sebut Rondonuwu.
Sebagamaimana disebutkan Rondonuwu, mengacu Pasal 17 Ayat 3 dan 4, dalam tahap seleksi penelitian berkas, pihak panitia masih bisa menerima keberatan Rollando Rintjap. “Namun karena desakan dan keberatan dari sejumlah masyarakat, tokoh adat maupun tokoh masyarakat Desa Kokoleh II berupa penolakan, tertuang dalam tuntutan tertulis, meminta Rollando didiskualifikasi,” terang Rondonuwu.
Isi surat penolakan warga sebagaimana dibeberkan Rondonuwu perihal sepak terjang Rollando eks Pelaksana tugas (Plt) Kumtua Kokole II tidak memasukkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) hingga pengunduran diri saat mendaftar sebagai bakal calon Kumtua. Selain itu yang bersangkutan juga tidak menyerahkan aset Desa, bahkan tiga kali mangkir sewaktu dipanggil oleh PLT Kumtua Kokoleh II.
Demikian soal lahan pekuburan yang ditagih dalam duka sebesar Rp.500.000 (sudah 35 kali) total 17.500.000 juga tidak bisa dipertangggungjawabkan, termasuk dana Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) maupun Dana Desa (Dandes) 2017-2018. “Persoalan ini sudah dilaporkan ke polisi, bahkan yang bersangkutan sedang menjalani proses hukum," urai Rondonuwu seraya menambahan, semua bangunan yang dibangun juga dianggap bermasalah karena tidak bertahan lama (cepat rusak). “Atas dasar pertimbangan ini, maka panitia memutuskan mengeluarkan Rollando dari daftar pencalonan,” imbuh Rondonuwu.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Decky Israel Runtu menambahkan, pihaknya sudah menegur panitia. "Kami sarankan persoalan ini tidak perlu melebar, kami ingatkan agar semua bersikap netral,” saran Decky mendapat suport anggota BPD lainnya, Juliana Nandey.
Lain halnya Denny Pateh yang mewakilil masyarakat Desa Kokoleh II, dia berharap Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) tetap konsisten terhadap aturan. "Pemicu ini hanya gara-gara Rollando Rintjap dicoret sebagai balon Kumtua. Yang jelas tidak ada keributan, jika tetap masuk penjaringan calon,” ujar Pateh.
Kepala Dinas Sosial dan PMD, Bobby Nayoan SH akhirnya turun tangan menghadapi persetruan dua kubu di masyarakat Desa Kokoleh II. "Yang disampaikan Plt Hukumtua sudah betul. Artinya, dalam hal menggugurkan salah satu calon sesuai Perbup 21, dikuatkan dalam Permen 65, jadi bukan kewenangan BPD atau Panitia,” tegas Nayoan.
Mantan Kabag Hukum Pemkab Minut menegaskan, panitia bisa dianggap keliru jika mengugurkan calon hanya karena alasan-alasan diatas. “Sebaiknya ikut pedoman saja. Panitia mengumumkan hasil penelitian yang sudah diverifikasi Pemkab Minut. Kami punya form dan data. Jika belum, masih ada ruang penyampaian seperti Polres dan Kejaksaan. Jadi tidak boleh menghentikan proses pemilihan,” tegas Nayoan mengacu dari aturan standar, Rollando Rintjap tetap disertakan dalam proses Pilhut sesuai Perbup Nomor 21. (ddw/mk)
Rollando Nyaris Dicoret Dalam Pilhut Kokole II Rollando Nyaris Dicoret Dalam Pilhut Kokole II Reviewed by mediakawanua on Senin, November 18, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar

Baja Ringan

Baja Ringan
AVISHA