Header AD

header ads

Jalur Independen Butuh 16.277 Suara Bertarung di Pilkada Minut


KPU sosialisasi calon perseorangan
Mediakawanua.com, MINUT - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Minahasa Utara menetapkan jumlah dukungan suara minimal bagi bakal calon (Balon) yang ingin bertarung  di Pilkada 2020 lewat jalur independen atau perseorangan harus memenuhi syarat sesuai ketentuan 10 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Melalui rapat pleno sebelumnya, KPUD Minut mengesahkan DPT berjumlah 162.769 pemilih. Demikian kandidat harus mendapatkan dukungan paling sedikit 16.277 suara.
Hal ini terungkap dalam sosialisasi KPUD Minut calon perseorangan Pilbup Minut 2020, di Sutanraja hotel, Sabtu (23/11/19).

Sosialisasi ini dihadiri Komisioner KPUD Sulut Ardiles Mewoh bersama Yessy Momongan, Komisioner KPUD Minut, Stella Runtu, Darul Halim, Hendra Samuel Lumanauw,  Dakson Lahope dan Robby Manoppo, termasuk pimpinan Bawaslu Minut, Rachman Ismail.
Juga hadir wakil bupati Minut, Ir Joppi Lengkong MSi, Forkopimda, sejumlah anggotta DPRD Minut, tokoh masyarakat, tokoh agama. Bahkan nampak sejumlah bakal calon nonparpol yang siap bertarung di Pilkada Minut 2020 diantaranya mantan bupati Minut, Sompie-Singal, Carry Mumbunan, Cicilia Andries.

Mantan bupati Sompie Singal siap maju jalur independen
Selain jumlah dukungan minimal, setiap kandidat harus memenuhi syarat pemerataan, paling sedikit tersebar di enam Kecamatan dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Minahasa Utara. “Jumlah minimal tersebut mengacu Undang-Undang tentang Pilkada. Sehingga kami mempersilakan para kandidat yang maju melaui jalur independen/ perseorangan terus menggalang dukungan di masyarakat,” sebut Darul Halim.
Darul melanjutkan, menggalang dukungan terhadap pasangan calon bupati dan calon wakil bupati (satu paket) bisa dituangkan dengan perjanjian dan ditandatangani, dilengkapi foto copi KTP. “Pentingnya lagi, masyarakat yang mendukung sebaiknya tercatat dalam daftar pemilih tetap,” imbuhnya.
Sementara ketua KPUD Sulut Ardiles Mewoh menjelaskan pendaftaran calon perseorangan lebih awal dibandingkan calon dari Partai Politik. Kenapa ?? karena proses ferivikasi yang panjang. “Untuk calon non parpol ├átau perseorangan tentunya perlu mengumpulkan para pandukung. Jumlah dukungan ini yang menjadi syarat bisa tidaknya terdaftar sebagai calon. Jika pada Pilkada 2015 lalu, dimana penelitian administrasi dan faktual setelah mendaftar di KPU. Namun pada Pilkada 2020 harus lolos ferivikasi faktual, baru bisa mendaftar,” terang Mewoh.
Lebih lanjut katanya, menilik angka tersebut, sejatinya batasan dukungan minimal kandidat independen pada Pilbup 2020 lebih rendah dibandingkan Pilbup 2015, dikarenakan perhitungan 10 persen dan jumlah penduduk. “Kalau perhitungan 10 persen dari jumlah penduduk jelas sangat berat, sehingga aturan ini telah direvisi. Halnya jika mendatar calon tetap wajib memasukan LHKPN,” tambah ketua KPU Sulut. (jhet/mk)
Jalur Independen Butuh 16.277 Suara Bertarung di Pilkada Minut Jalur Independen Butuh 16.277 Suara Bertarung di Pilkada Minut Reviewed by mediakawanua on 6:34 AM Rating: 5

Tidak ada komentar

Baja Ringan

Baja Ringan
AVISHA