VAP For Sulut

VAP For Sulut
Diberkati Untuk Memberkati

Paripurna Agenda HUT Kota Bitung ke-29

MaMa saat memasuki ruang paripurna DPRD Kota Bitung
Mediakawanua.com, BITUNG - Rapat paripurna DPRD Kota Bitung dengan agenda perayaan HUT Kota Bitung ke-29 dihadiri gubernur Sulut diwakili Plh Sekretaris Provinsi, Drs Edison Humiang MSi, mantan wakil walikota Bitung 2000-2005 Cornelius Supit, mantan anggota Dekot Bitung, Wakil Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar, Wabup Sitaro Jhon Palandung, Kamis (10/10/19).
Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Bitung, Aldo Ratungalo didampingi Wakil Ketua DPRD, Keegan Kojoh dan Superman Boy Gumolung, juga hadir Walikota dan wakil walikota Bitung Max J Lomban-Maurits Mantiri (MaMa), Sekretaris Kota Bitung, Audy Pangemanan, Ketua TP PKK Kota Bitung Ny Khouni Lomban-Rawung, Wakil Ketua TP PKK Ny Rita Mantiri-Tangkudung, Ketua DWP kota Bitung Ny Riny Pangemanan-Tinangon, pimpinan dan anggota DPRD kota Bitung, para pejabat lingkup pemkot Bitung, Forkopimda Kota Bitung. Nampak juga Ketua DPRD Minut, Denny Lolong, juga anggota DPRD Sulut, Fabian Kaloh dan Nick Lomban, tokoh agama, tokoh masyarakat, tamu serta undangan lainnya.

Suasana sidang paripurna HUT Bitung ke-29
Dengan mengenakan pakaian adat Gorontalo, walikota MJ Lomban mengawali sambutannya mengapresiasi mantan pemimpin kota Bitung, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Kota Bitung, para ASN, tokoh masyarakat, koponen masyarakat yang telah berkiprah dalam upaya pembangunan kota Bitung, hingga kini bisa memasuki usia yang ke-29. “Patut dan layak bersyukur kepada Tuhan, atas perlindungan dan bimbinganNya, dimana kita bisa hadir dalam rapat paripurna berkenan dengan perayaan HUT kota Bitung, hari ini genap berusia 29 tahun,” sebut Lomban.
Lomban sekilas menyinggung sejarah kota Bitung berdiri April 1975 diresmikan sebagai Kota Administratif yang pertama di Indonesia, dengan luas wilayah 304 km² terdiri dari 3 kecamatan dan 35 desa. Yakni Kecamatan Bitung Utara, Kecamatan Bitung Tengah dan Kecamatan Bitung Selatan. 

Prosesi penyalaan lilin HUT
Dengan perjalanan waktu ditetapkan sebagai kota administratif, hingga Oktober 2007 kembali Kota Bitung mengalami pemekaran menjadi 8 Kecamatan dan 69 Kelurahan. “Progres perjalanan sejarah Kota Bitung cukup panjang dan tidak mudah, untuk itu patut mengapresiasi para tokoh sejarah, pemimpin daerah ini. Dengan perkembangan era globalisasi kita terus melanjutkan pembangunan ini, konsep visi-misi kota Bitung yang maju dan berdaya saing,” terang Lomban.
Visi-misi sebagaimana disebutkan Lomban disusun 5 tahun, dimana setiap tahun disesuaikan dengan arah pembangunan senergitas dan sinkronisasi program pembangunan provinsi maupun program pembangunan nasional.
Bahkan dari tahun ke tahun pemerintah dan masyarakat boleh berbangga dengan capaian-capaian yang diraih, progres bidang ekonomi, menurunnya tingkat kemiskinan dan sektor-sektor lainnya persentasenya memperlihatkan kemajuan.
Lomban juga menyinggung perlu dilestarikan sektor pariwisata dengan tajuk Bitung Bahari Berseri didukung lima pilar utama Pesona Bahari, Flora, Fauna, Industri, serta Pesona Sejarah Budaya dan Religi ‘B35P’. “Kita pun harus berbangga, Wisata Bitung masih masuk dalam Top 100 Calender of Event (CoE) nasional,” beber Lomban kembali bakal maju dalam Pilwako Bitung 2020.

foto bareng ketua DPRD Bitung dan mantan Sekot Bitung
Bahkan lanjut Lomban, kota Bitung juga telah mendeklarasikan program 5 bersih yakni Bersih diudara, Bersih didarat, Bersih dilaut, Bersih bawah tanah, dan Bersih ASN, dan 5 Program ini telah berjalan dengan baik.
Menariknya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan membangun pusat data berskala nasional bahkan internasional. “Pihak Kominfo sudah meninjau lokasi untuk membangun pusat data. Adapun proyek ini membutuhkan dana yang tidak sedikit. Halnya proyek ini Bitung lebih leluasa dan memiliki kewenangan sendiri,” imbuhnya meminta dukungan seluruh masyarakat.
Sementara Edison Humiang dalam membacakan sambutan gubernur menekankan tiga hal yakni evaluasi, koreksi dan introspeksi. “Dengan mengevaluasi artinya bisa mengukur tingkat kinerja yang sudah dicapai. Jika ada yang kurang perlu dikoreksi. Halnya instrospeksi sangat penting karena kedepan banyak tantangan yang dihadapai sesuai visi misi program,” imbuh mantan Sekretaris Daerah Kota Bitung. (marpol/mk)


Paripurna Agenda HUT Kota Bitung ke-29 Paripurna Agenda HUT Kota Bitung ke-29 Reviewed by mediakawanua on Kamis, Oktober 10, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar

Baja Ringan

Baja Ringan
AVISHA