Header AD

header ads

Sandy: Penyelenggara Pemilu Perlu Diberikan Asuransi

Sandy Nayoan SH
Mediakawanua.com, MANADO - Informasi duka pasca Pemilu 17 April 2019 menyelimuti petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), serta aparat kepolisian menambah keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali Sandy Nayoan SH.
Sandi menegaskan, Pemilu 2019 telah meninggalkan catatan penting, sistem pemilihan yang terbilang rumit, diadakan pemilihan ulang di banyak tempat. Bahkan kabar meninggalnya puluhan petugas KPPS, termasuk sejumlah aparat kepolisian, setidaknya menjadi pelajaran serta bahan evaluasi. Terutama menyangkut keselamatan dan perlindungan, seperti penyedia asuransi guna melindungi para petugas di lapangan. 
Demikian pemerintah menurutnya bisa memberikan santunan bagi petugas KPPS dan Polri yang meninggal saat bertugas pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu.
Ia juga meminta Pemerintah daerah membantu memberikan pengobatan gratis kepada para Petugas KPPS, Polri dan TNI ketika masih dalam perawatan medis.
Pasalnya, terinformasi sampai saat ini masih ada puluhan petugas KPPS yang menjalani rawat inap di rumah sakit. “Saya pribadi turut berduka, sekaligus menghaturkan belasungkawa atas meninggalnya petugas Pemilu 2019, bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Pengorbanan mereka dalam menegakan demokrasi diyakini tidak akan sia-sia,” sebut lelaki kelahiran Jakarta, Dwight George Nayoan melalui WhatsApp, Rabu (24/04/19).

Lanjut sekretaris umum PARFI, petugas penyelenggara pemilu dari tingkat KPPS, PPK, Bawaslu, KPU maupun anggota Polri plus TNI merupakan penegak tiang demokrasi yang perlu dilindungi saat ditugaskan sebagai penyelenggara pemilu, dari pencoblosan hingga pengawalan rekapitulasi hasil Pemilu. Maka mereka perlu diansurasikan sebagai wujud perhatian negara. “Sistem pemilihan yang rumit, akses lokasi tak mudah, kelelahan fisik dan tekanan psikis yang dialami tidak hanya menyita waktu, bahkan nyawapun menjadi taruhan,” imbuh caleg DPR RI dari Partai PKB Nomor Urut 1 Dapil Sulawesi Utara (Sulut).
Berkaitan dengan àkan dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di beberapa TPS yang tersebar di sejumlah wilayah di tanah air, termasuk di Sulut.
Tak heran, Sekretaris Lembaga Hukum dan HAM DPP PKB mengusulkan agar pihak KPU lebih eksis mempublikasi hal ini. Jika kurangnya sosialisasi àkan berbuntut pada ketidak hadiran masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), termasuk petugas dan logistik pemilu. "Jika diabaikan maka PSU bisa dianggap gagal, sepertinya tidak perlu lagi dilakukan," kunci aktor tampan berdarah Manado yang berkiprah di sejumlah film layar lebar ini. (dw/mk)

Sandy: Penyelenggara Pemilu Perlu Diberikan Asuransi Sandy: Penyelenggara Pemilu Perlu Diberikan Asuransi Reviewed by mediakawanua on 6:18 PM Rating: 5

Tidak ada komentar

Baja Ringan

Baja Ringan
AVISHA